Memiliki rumah tentu menjadi idaman setiap orang terutama bagi mereka yang telah berumah tangga. Namun, salah satu kendala mewujudkan rumah impian adalah biaya pembelian rumah yang sangat mahal sehingga tidak semua orang dapat membelinya langsung melalui cash atau tunai. Untuk dapat memiliki rumah secara mencicil sebenarnya bisa melalui program KPR Bank BRI dengan bunga kredit KPR BRI yang kompetitif.

Program Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dari Bank BRI bertujuan untuk membantu para nasabah Bank BRI yang ingin mendapatkan rumah idamannya. KPR Bank BRI memberikan bantuan pembiayaan dengan besaran mencapai 90% untuk pembelian rumah baru maupun rumah bekas. Pembiayaan juga termasuk ke dalam renovasi, pengambil alihan kepemilikan properti yang ditawarkan dari bank lainnya hingga pembangunan rumah.

Berapakah Besaran Bunga Kredit KPR BRI?

Patut dipahami bahwa program KPR Bank BRI memberlakukan dua jenis bunga untuk pembayaran KPR cicilan rumah. Bunga yang pertama diberlakukan adalah bunga fix dan selanjutnya adalah bunga mengambang atau floating. Besaran bunga juga bergantung dari jenis KPR Bank BRI yang dipilih seperti berikut:

  1. KPR Bank BRI untuk Jenis Subsidi

Bank BRI memiliki program KPR Bank BRI Bersubsidi yang ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang ingin memiliki rumah idamannya. KPR ini hanya dapat dinikmati dengan kondisi tertentu yakni rumah yang dibeli adalah rumah pertama dari si pemohon dan pemohon belum pernah sebelumnya mendapatkan bantuan subsidi perumahan yang serupa.

Untuk jenis KPR Bank BRI bersubsidi, maka besaran bunganya bisa dikatakan cukup rendah jika dibandingkan dengan KPR Bank BRI Non Subsidi. Besaran bunga untuk KPR Bank BRI Non Subsidi adalah sebesar 7,25% efektif setiap tahunnya. Besaran suku bunganya juga kemudian akan dihitung sesuai dengan sisa dari baki pinjaman.

  1. KPR Bank BRI untuk Jenis Non Subsidi

KPR Bank BRI Non Subsidi adalah program kredit kepemilikan rumah yang dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat selain Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Ketentuan bunga yang berlaku bagi pemohon program KPR Bank BRI non subsidi adalah bunga floating atau mengambang. Program ini tidak memiliki banyak syarat sebagaimana KPR Bank BRI bersubsidi.

Besaran bunga yang berlaku untuk KPR Bank BRI Non Subsidi adalah 9,75% per tahun untuk di satu tahun pertama. Besaran 9,75% ini merupakan besaran bunga fixed yang memang hanya berlaku di satu tahun pertama saja. Selanjutnya ada pula besaran bunga sebesar 10,25% untuk sistem fixed di dua tahun pertama.

Apabila periode bunga fixed sudah berakhir, maka selanjutnya akan diterapkan model suku bunga floating atau mengambang yang mengikuti counter rate. Ketentuan besaran suku bunga ini mengikuti ketentuan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI).

  1. Pembayaran Uang Muka atau DP

Terkait dengan pengajuan kredit KPR Bank BRI, maka pemohon harus menyerahkan DP atau uang muka dengan besaran minimal 10%. Misalnya untuk pengajuan KPR Bank BRI rumah dengan nilai Rp 125 juta, maka minimal DP adalah sebesar Rp 12,5 juta. Jika Anda membayar DP sebesar Rp 25 juta, maka sisa cicilan yang harus Anda bayar adalah Rp 100 juta dengan tenor 10 tahun sebagai contoh. Untuk tahun pertama maka besaran cicilan termasuk bunga adalah sebesar Rp 100 juta (1 + 1 x 9,75%) / 12 bulan.

Bunga kredit KPR BRI bisa dibilang cukup kompetitif jika dibandingkan dengan bunga kredit rumah dari bank lainnya.