Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menggunakan pupuk kandang di lahan perkebunan yaitu menebarkannya di atas tanah, dicampur di dalam tanah, dan dapat juga diberikan di dalam lubang tanam. Saat memberikan pupuk kandang pada musim yang pertama, Kamu tidak akan melihat hasil yang signifikan. Pemberian pupuk kandang baru terlihat hasilnya setelah musim kedua penanaman dan selanjutnya.

Jika dilihat dari hasil yang diberikan, pupuk kandang yang berasal dari kotoran unggas mampu memberikan hasil yang lebih cepat dibandingkan dengan kotoran sapi dan kambing. Dengan ini dapat terjadi karena unsur hara yang ada di dalam pupuk tersebut dapat langsung diserap oleh tanaman tersebut.

Sedangkan pada sisi yang lain, pupuk kandang yang berasal dari kotoran hewan yang membutuhkan proses penguraian terlebih dahulu sebelum digunakan. Pupuk kandang ini terutama kotoran kambing sering digunakan di dalam usaha pembibitan tanaman buah dan tanaman yang lainnya.

Nilai Tambah Saat Menggunakan Pupuk Kandang

Saat Kamu menggunakan pupuk kandang sebagai pupuk untuk tanaman, pupuk ini dapat membantu memperbaiki struktur tanah dan mampu menjadikan pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal.

Hal penting yang perlu Kamu perhatikan saat akan menggunakan pupuk kandang adalah memastikan pupuk yang akan digunakan bersuhu dingin, baunya sudah berkurang, dan wujud aslinya sudah tidak terlihat lagi.

Ciri di atas sangat penting untuk diperhatikan sebab jika belum terlihat ciri di atas, maka itu artinya pupuk belum siap untuk digunakan. Pupuk yang belum siap digunakan tidak akan memberikan hasil yang optimal, sebaliknya resiko terhambatnya pertumbuhan tanaman dan tanaman yang mati harus Kamu hadapi.

Cara Sederhana untuk Mengaplikasikannya

Jika Kamu ingin mengaplikasikan pupuk kandang, maka cara terbaik adalah dengan membenamkan pupuk ke dalam tanah. Dengan cara ini sebaiknya untuk dilakukan untuk penguapan unsur hara menjadi berkurang.

Sedangkan untuk pupuk kandang yang berbentuk cairan, Kamu dapat mengaplikasikannya setelah tanaman tumbuh. Bertujuan untuk unsur hara yang ada pada pupuk kandang muda serap tanaman.

Pupuk Hijau

Selanjutnya ada pupuk hijau yang dapat Kamu manfaatkan sebagai pupuk organik yang cocok untuk tanaman buah. Jika didefinisikan pupuk hijau merupakan pupuk yang berasal dari sisa panen atau berasal dari tanaman hijau. Cara penggunaanya sangat sederhana, di mana tanaman hijau tersebut akan dibenamkan saat masih hijau atau dapat juga setelah dikomposkan.

Sumber pupuk hijau yang banyak digunakan oleh para petani berasal dari sisa tanaman atau sisa panen dan dapat juga tanaman yang ditanam secara khusus untuk digunakan sebagai pupuk.

Tanaman yang berjenis legume akan menjadi sumber pupuk hijau yang utama. Hal ini dikarenakan jenis tanaman legume mempunyai kandungan hara yang tinggi, selain itu tanaman legume mudah terdekomposisi yang membuat penyediaan hara menjadi lebih cepat.

Pupuk hijau sangat cocok untuk digunakan sebagai pupuk bibit buah atau tanaman buah karena mempunyai manfaat untuk meningkatkan kandungan organik dan hara di dalam tanah. Dengan demikian pupuk hijau dapat memperbaiki sifat fisik, biologi, dan kimia pada tanah yang kemudian dapat meningkatkan produktivitas tanaman.

Itulah informasi tentang Menggunakan Pupuk Kandang di Lahan Perkebunan dan Apa Itu Pupuk Hijau dan semoga bermanfaat buat semuanya.