Inilah Jadwal Lengkap Pemberian MPASI Pada Bayi Yang Harus Diketahui

  • 1 min read
  • Aug 10, 2021
jadwal pemberian MPASI

Bayi yang baru melahirkan memang sangat baik untuk diberikan air susu bayi sampai usia beberapa bulan. Tetapi ketika sudah mencapai mencapai usia 6 bulan ke atas maka bayi tersebut perlu diberikan makanan pendamping. Untuk makanan pendamping ini sering juga disebut dengan MPASI. Pemberian makanan ini tidak boleh dilakukan sembarangan karena sangat berpengaruh pada anak.

Sehingga, untuk melakukan pemberian pendamping ini perlu adanya jadwal khusus bagi bayi. Dengan adanya jadwal ini tentu akan membuat tumbuh kembang bayi menjadi lebih sempurna dan berjalan baik

Jadwal 6-8 Bulan

Untuk jadwal berikut ini harus benar-benar dilakukan dengan benar oleh bunda karena ini sangat penting bagi anak. berikut ini jadwal pemberian makanan pendamping pada anak secara benar.

Pada jam 6 pagi dapat dilakukan pemberian ASI, kemudian pada jam 8 bunda bisa memberikannya dengan makanan pendamping yang berbentuk lumat.  Untuk jam 10 nya, bisa dengan ASI atau buah-buahan yang dihaluskan. Sedangkan pada jam 12 nya bunda bisa memberikan makanan pendamping yang halus.

Sedangkan untuk selanjutnya bisa terus diberikan ASI dan khusus pada jam 18.00, Bunda bisa memberikannya makanan pendamping yang sudah dilumat. Sedangkan jam 18.00 hingga jam 12 malam, bunda tidak perlu memberi MPASI tetapi cukup dengan ASI saja.

Jadwal 9-11 Bulan

untuk jadwal pemberian MPASI pada bayi ini tidak jauh berbeda jamnya dengan jadwal pada saat bayi berumur 6-8 bulan. Perbedaannya hanya pada makanan pendampingnya yaitu tidak harus dilumat atau di haluskan tetapi boleh dibuat kasar. Jadi pada posisi ini kondisional saj menyesuaikan dengan kondisi bayi tersebut. Di usia ini jarang sekali yang dilumat tetapi lebih kepada dihaluskan atau dibuat kasar saja.

itulah jadwal pemberian MPASI pada bayi di usia 6-8 bulan bayi yang berumur 9-11 bulan. Untuk diketahui bahwa pemberian MPASI ini tidak boleh tertukar karena ini cukup berpengaruh pada pertumbuhan anak. Sehingga, bunda harus bisa betul-betul memahami di tahapan ini agar pertumbuhannya normal.